Rabu, 06 Januari 2016

Data Mining

Menurut Han dan Kamber (2011:6) menjelaskan bahwa "Data Mining" merupakan pemilihan atau menggali pengetahuan dari jumlah data yang banyak. Berbeda dengan Segall, Guha & Nonis (2008: 127) menjelaskan "Data Mining" disebut penemuan pengetahuan atau menemukan pola yang tersembunyi dalam data. Data Mining adalah proses menganalisis data dari perspektif yang berbeda dan meringkas menjadi informasi yang berguna. bisa disimpulkan Data Mining adalah proses menganalisis data yang banyak dan membuat suatu pola untuk menjadi informasi yang berguna.

Knowledge Discovery in Database (KDD) merupakan proses pencarian pengetahuan yang bermanfaat dari kumpulan data. proses KDD bersifat interaktif dan interatif, meliputi sejumlah langkah dengan melibatkan penggunaan dalam membuat keputusan dan dapat dilakukan perulangan di antara dua buah langkah. data mining merupakan salah satu proses inti yang terdapat dalam Knowledge Discovery in Database (KDD). Banyak orang yang memperlakukan data mining sebagai sinonim dari KDD, karena sebagian besar pekerjaan dalam KDD difokuskan pada data mining. namun, langkah-langkah ini merupakan proses penting yang menjamin kesuksesan dari aplikasi KDD.




Jumat, 01 Januari 2016

Pengertian Routing dan Routing protokol

Routing adalah proses pemilihan jalur di jaringan yang digunakan untuk mengirimkan paket data ke alamat tujuan. Router membuat keputusan routing berdasarkan IP address tujuan dari paket. Istilah routing digunakan untuk pemilihan jalur sebuah paket dari sebuah jaringan ke jaringan lain yang saling terhubung melalui router. Router hanya memperhatikan network tujuan dan jalur terbaik untuk menuju ke network tujuan (Iwan, 2012).

Pada suatu sistem jaringan komputer, router menyimpan informasi tentang routing. Router akan berpedoman pada tabel routing ini untuk menentukan jalur mana yang digunakan untuk mencapai network tujuan terhadap paket-paket yang dilewatkan kepadanya.

Router menggunakan  routing untuk menentukan tujuan pengiriman paket. Jika sebuah paket tiba di sebuah router, dan router tersebut tidak memiliki tabel routing yang sesuai dengan tujuannya, maka router akan membuang paket tersebut. Agar router dapat bekerja dengan baik, seluruh router dalam sebuah jaringan harus memiliki rute ke semua jaringan yang ada.

Routing protokol adalah suatu aturan yang mempertukarkan informasi routing yang akan membentuk sebuah tabel routing sehingga pengalamatan pada paket data yang akan dikirim menjadi lebih jelas dan routing protokol mencari rute tersingkat untuk mengirimkan paket data menuju alamat yang dituju.

Pertukaran informasi ini akan dilakukan secara dinamis, sesehingga jika terjadi perubahan dalam jaringan, protokol routing akan memberitahukan perubahan tersebut kepada router – router lain yang ada dalam jaringan. Dengan selalu memberitahukan perubahan – perubahan jaringan yang terjadi, maka entry route di dalam tabel routing akan selalu akurat, karena selalu di-update oleh protokol routing. Jadi protokol routing berfungsi menjaga dan memelihara tabel routing. Selain itu protokol routing  dapat menentukan jalur terbaik (Rendra, 2012).

Subnetting

Subnetting adalah suatu metode dalam memecahkan keterkendalaan efisiensi dan optimalisasi transportasi data, serta memberikan jaminan setiap kelompok memiliki privilege sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Demikian pula subnetting suatu IP jaringan bisa dilakukan untuk berbagai pertimbangan, mencakup organisasi, penggunaan dari media fisik yang berbeda (Seperti Ethernet, FDDI dan lain sebagainya), pemeliharaan ruang, spasi alamat dan keamanan. (Parsumo, 2008)

Berikut ini adalah alasan perlunya dibentuk subnetting dalam IP address, yaitu :

1. Mereduksi trafik yang disebabkan oleh broadcast maupun benturan (Collision)
2. Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh
3. Teroptimalisasinya unjuk kerja jaringan.
4. Pengelolaan yang disederhanakan
.
Alasan umum digunakan subnetting  adalah untuk mengendalian lalu lintas data dalam jaringan komputer.

Rabu, 30 Desember 2015

Pengertian Uji Hipotesa dan macamnya

Uji Hipotesa adalah metode pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisa data, baik dari percobaan yang terkontrol, maupun dari observasi (tidak terkontrol). Dalam statistik sebuah hasil bisa dikatakan signifikan secara statistik jika kejadian tersebut hampir tidak mungkin disebapkan oleh faktor yang kebetulan, sesuai dengan batas probabilitas yang sudah ditentukan sebelumnya.

Suatu hipotesis statistik, dapat diketahui secara pasti apakah benar ataukah tidak benar jika dan hanya jika peneliti melakukan observasi terhadap seluruh anggota populasi. Ketidak-efektifan hal ini dapat diatasi dengan cara mengambil sampel untuk mencari kenyataan guna mendukung hipotesis tersebut.

Hasil analisis dari data sampel yang selaras dengan hipotesis yang telah diformulasikan akan membawa pada suatu keputusan untuk menerima pernyataan tersebut, dan demikian sebaliknya.

Formulasi suatu hipotesis statistik, biasanya dipengaruhi oleh bentuk kesimpulan yang terbalik. Artinya, jika seorang peneliti ingin mencari dukungan yang kuat terhadap suatu dugaan dari suatu keadaan, maka peneliti tersebut menempatkan dugaannya dalam bentuk penolakan hipotesis.  

Sebagai contoh sebelumnya di bidang medis, jika peneliti ingin menunjukkan kenyataan bahwa penggunaan alat kontrasepsi menaikkan resiko kemandulan, maka hipotesis yang akan diuji berbentuk “tidak ada kenaikan resiko kemandulan akibat menggunakan alat kontrasepsi”.

Demikian halnya, untuk mendukung dugaan bahwa kecepatan reaksi obat X secara rata-rata lebih lama daripada reaksi obat Y, maka farmasis menguji hipotesis bahwa kecepatan reaksi antar kedua merek obat tersebut adalah sama.

Macam Hipotesis
  1. Hipotesis sederhana (simple hypothesis), yakni semua bentuk hipotesis yang menyatakan spesifik parameter distribusi populasi secara lengkap.
  2. Hipotesis majemuk (composite hypothesis), yakni semua bentuk hipotesis yang tidak menyatakan spesifik parameter distribusi populasi secara lengkap.
Dalam struktur pengujian hipotesis, terdapat dua hipotesis:
  1. Hipotesis nol (null hypothesis/Ho), yakni hipotesis sederhana yang (umumnya) berlawanan dengan suatu teori yang ingin dibuktikan kebenarannya.
  2. Hipotesis alternatif (alternative hypothesis/Ha), yakni hipotesis (seringkali majemuk) yang sejalan dengan suatu teori yang ingin dibuktikan kebenarannya.
Hipotesis alternatif merupakan hipotesis tandingan dari hipotesis nol, sehingga keputusan menolak hipotesis nol menjadikan keputusan untuk menerima hipotesis alternatif (darmanto, 2012).

Selasa, 22 Desember 2015

Cara Membersihkan Virus Shortcut Di komputer ,Flashdisk Tanpa Antivirus

Pertama, buka RUN pada komputer anda 
ketik cmd kemudian Ok / Enter


Masuk ke drive Flashdisknya misalnya di drive E (tergantung drive flashdisknya muncul )dengan cara ketik E:  lalu enter

Ketik  attrib -s  -r  -h  /s  /d  lalu enter iitu perintah untuk mengembalikan folder yang terkena virus


Semua perintah diatas untuk membongkar file yang di hidden oleh si virus shortcut dan dapat menghapus virus shortcut melalui cmd, tanpa antivirus sama sekali.

Semoga bermanfaat.


Cara Mudah Memperbaiki Flashdisk Error , Corrupt ,Tidak Terbaca

*CARA PERTAMA
cara pertama adalah cara termudah menggunakan CMD. biasanya ampuh kalau kerusakan hanya corrupt atau badsector terjadi kesalahan pada software flashdisk.
1. Buka CMD. (klik Start – Run – ketik CMD – tekan ENTER)
2. tancapkan flashdisk yang rusak,
3. ketik FORMAT H: / FS:FAT kemudian ENTER.
H adalah lokasi flashdisk anda, jika lokasi flashdisk di explorer adalah G maka FORMAT G: / FS:FAT kemudian ENTER.

*CARA KEDUA
masih menggunakan CMD. Tapi ada sedikit perbedaan, yang ini cuma sekedar check

1. Buka CMD. (cara sama seperti diatas)
2. tancapkan flashdisk yang rusak,
3. ketik CHKDSK /f H: kemudian ENTER
4. Tekan Enter hingga proses check selesai.

*CARA KETIGA menggunakan fitur windows Check Disk

1. Tancapkan flashdisk kemudian buka windows explorer
2. Klik kanan Flashdisk – Properties – Tools – Check Now
3. Centang kedua option yang ada. “Automatically fix file system errors” dan “Recovery of bad sectors” 4. Tunggu hingga proses selesai.

*CARA KEEMPAT menggunakan Computer Management

1. tancapkan flashdisk yang rusak
2. masuk RUN kemudian ketik compmgmt.msc – ENTER
3. Klik pada Storage dan pilih Disk Management
4. Jika ada flashdisk terdeteksi, klik kanan – Create Partition. kemudian klik kanan lagi – FORMAT

Sumber : http://bloggingpasuruan.blogspot.co.id/

ACCESS INFORMATION



Buka Semua | Tutup Semua

Sedang Perbaikan
Sedang Perbaikan
Silakan kirim pesan dan saran Anda,

Ahmad Sachowi Amin

Selamat Datang di Blog Saya, cybermatika.net.
Hobi saya adalah Belajar dan Belajar, entah yang penting bermanfaat untuk orang lain.Sharing adalah jalan saya, sharing dengan siapa saja yang penting memberi manfaat bagi saya.Ilmu adalah Cara saya, cara saya untuk belajar dan sharing tentang banyak hal.