Senin, 07 Mei 2012

Definisi Array dan Pointer


Array adalah sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama, dengan memberi indeks pada variabel untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain.

• Larik adalah struktur data statik yang menyimpan sekumpulan elemen yang bertipesama.
• Setiap elemen diakses langsung melalui indeksnya.
• Indeks larik harus tipe data yang menyatakan keterurutan misalnya integer atau karakter.

1. Deklarasi Variable Array
BU : tipe nama_variabel[indeks];
Contoh : float bil[10];
Deklarasi variabel array dengan nama bil yang akan menampung 10 data yang bertipe float. Indeks 10 menunjukkan variabel bil terdiri dari 10 elemen, dimana setiap elemen akan menampung sebuah data. Indeks array dimulai dari nol(0) , sedang nomor elemen biasanya dimulai dari satu(1). Nomor elemen dapat dibuat sama dengan nomor indeks untuk mempermudah pembuatan program yaitu dengan memberi indeks satu lebih banyak dari jumlah data yang dibutuhkan, sehingga menjadi : float bil[11]

Cara Pendefinisian Array
a. Sebagai Peubah
Contoh :
L : array[1..50] of integer
NamaMhs : array[‘a’..’j’] of string

b. Sebagai tipe baru
Contoh :
type LarikInt : array[1..100] of integer
P : LarikInt

c. Mendefinisikan ukuran maksimum elemen larik sebagai konstanta
Contoh :
Const Nmaks = 100
type Larikint : array[1..Nmaks] of integer
P : LarikInt
Cara menterjemahkan ke bahasa C :
#define Nmaks 100
typedef int Larikint[Nmaks+1];
Larikint P;

2. Jenis Array
a. Array Dimensi Satu
Array Satu dimensi tidak lain adalah kumpulan elemen-elemen identik yang tersusun dalam satu baris. Elemen-elemen tersebut memiliki tipe data yang sama, tetapi isi dari elemen tersebut boleh berbeda.
Bentuk umum:
NamaArray[n] = {elemen0, elemen1, elemen2,…..,n};
n = jumlah elemen
Contoh Program:
Output:

b. Array Dimensi Dua
Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah matriks, merupakan perluasan dari array satu dimensi. Jika array satu dimensi hanya terdiri dari sebuah baris dan beberapa kolom elemen, maka array dua dimensi terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama sehingga dapat digambarkan sebagai berikut:
Bentuk umum:
NamaArray [m][n];
Atau
NamaArray [m][n] = { {a,b,..z},{1,2,…,n-1} };
Contoh:
double matrix[4][4];
bool papan[2][2] = { {true,false},{true,false} };
Pendeklarasian array dua dimensi hampir sama dengan pendeklarasian array satu dimensi, kecuali bahwa array dua dimensi terdapat dua jumlah elemen yang terdapat di dalam kurung siku dan keduanya boleh tidak sama. Elemen array dua dimensi diakses dengan menuliskan kedua indeks elemennya dalam kurung siku.
Contoh program:
Output:

C. Pointer
Pointer merupakan tipe data berukuran 32 bit yang berisi satu nilai yang berpadanan dengan alamat memori tertentu. Sebagai contoh, sebuah variabel P bertipe pointer bernilai 0x0041FF2A, berarti P menunjuk pada alamat memori 0041FF2A. Pointer dideklarasikan seperti variabel biasa dengan menambahkan tanda * (asterik) yang mengawali nama variabel.
Bentuk Umum:
namaVariabel;
Contoh:
float * px;
Statement di atas mendeklarasikan variabel px yang merupakan pointer. Penyebutan tipe data float berarti bahwa alamat memori yang ditunjuk oleh px dimaksudkan untuk berisi data bertipe float.

0 comments:

ACCESS INFORMATION



Buka Semua | Tutup Semua

Sedang Perbaikan
Sedang Perbaikan
Silakan kirim pesan dan saran Anda,

Ahmad Sachowi Amin

Selamat Datang di Blog Saya, cybermatika.net.
Hobi saya adalah Belajar dan Belajar, entah yang penting bermanfaat untuk orang lain.Sharing adalah jalan saya, sharing dengan siapa saja yang penting memberi manfaat bagi saya.Ilmu adalah Cara saya, cara saya untuk belajar dan sharing tentang banyak hal.