Senin, 06 Agustus 2012

Program String Copy dengan Bahasa Pascal

var a,b,c,d,e:string;
begin
a:='UNIVERSITAS';
b:='MUHAMMADIYAH';
c:=copy(a,1,3);
d:=copy(b,8,11);
e:=c+d;
writeln('c=',c);
writeln('d=',d);
writeln('e=',e);
end.




program ahmadsa;
var
susunan1,susunan2,susunan3,wordA,wordB,wordC,wordD,wordE,wordF,wordG : string;
a,b,c : integer;
begin
susunan1:='FAKULTAS';
susunan2:='TEKNIK';
susunan3:='INFORMATIKA';
a:=length (susunan1);
b:=length (susunan2);
c:=length (susunan3);
wordA:=copy (susunan1,1,3);
wordB:=copy (susunan1,4,4);
wordC:=copy (susunan2,3,4);
wordD:=copy (susunan3,3,6);
wordE:=copy (susunan3,3,5);
wordF:=copy (susunan1,3,3);
wordG:=wordE+wordF;
writeln(a,b,c);
writeln('wordA = ',wordA);
writeln('wordB = ',wordB);
writeln('wordC = ',wordC);
writeln('wordD = ',wordD);
writeln('wordG = ',wordG);
end.




Selasa, 24 Juli 2012

Program Menghitung Rata Rata Lima Bilangan

program ratarata;
var
total,a,b,c,d,e:integer;
rata_rata:real;

begin
writeln('program menghitung rata rata lima bilangan');
write('masukkan bilangan pertama = ');readln(a);
write('masukkan bilangan kedua   = ');readln(b);
write('masukkan bilangan ketiga  = ');readln(c);
write('masukkan bilangan keempat = ');readln(d);
write('masukkan bilangan kelima  = ');readln(e);
total:=a+b+c+d+e;
writeln('maka totalnya adalah = ',total);
rata_rata:=total/5;
writeln('maka rata-rata adalah =',rata_rata:4:2);
end.

Senin, 23 Juli 2012

Program Menghitung Grade Nilai dengan Bahasa Pascal

program menghitungnilaigrade;
var
nilai:integer;
grade:string;
begin
writeln('menghitung nilai dan nilai grade');
writeln('--------------------------------');
write('masukan nilai');readln(nilai);
if (nilai>100) then
grade:='salah'
else if (nilai>80) then
grade:='A'
else if (nilai>70) then
grade:='B'
else if (nilai>50) then
grade:='C'
else if (nilai>30) then
grade:='D'
else if (nilai>0) then
grade:='E'
else if (nilai<0) then
grade:='salah';
writeln('maka nilai anda adalah',grade);
end.

Minggu, 22 Juli 2012

Antivirus gratis khusus Flashdisk dan Media berbasis USB





Seperti telah diketahui, bahwa flashdisk merupakan media yang paling sering digunakan sebagai penyebar virus, trojan, worm dan lainnya. Termasuk juga MP3, MP4 player, Memory Card dan media berbasis USB lainnya. Salah satu metode untuk mencegah aplikasi otomatis berjalan dari media tersebut adalah mematikan fasilitas autorun windows, baca artikel Disini


Selain itu, antivirus biasanya juga otomatis mendeteksi Autorun yang ada di flashdiks, dan akan mengecek apakah ada virus atau tidak. Tetapi jika ingin cara lain dan lebih mudah untuk melindungi dari virus yang otomatis bisa berjalan dari flashdisk,Mp3/Mp4 player, ipod, MemoryCard (SD, MicroSD, MMC, Memori M2 dan sejenisnya) bisa mencoba freeware Mx One Antivirus



Mx One antivirus merupakan antivirus yang di design khusus untuk melindungi komputer dari virus yang sering menular dari flashdisk dan juga melindungi flashdisk iu sendiri dari berbagai virus, trojan, worm dan lainnya. Tampilannya sangat sederhana, sehingga cukup mudah bagi pengguna awam pun. Fasilitas selengkapnya sebagai berikut :

* Melindungi dari Virus, Trojan, Worm dan lainnya
* Kompatibel dengan antivirus lainnya, seperti NOD32, Kaspersky, BitDefender, AVG, Norton dan lainnya
* Realtime protection
* System “Check and Block” yang akan menetralkan semua virus yang akan menginfeksi media yang digunakan (seperti flashdisk), ketika dipasang di komputer yang terinfeksi virus, bahkan yang belum dikenal
* Fasilitas “Guardian” untuk melindungi PC dari virus yang akan dijalankan dari flashdisk
* Melindungi dari virus yang tidak dikenal dengan sistem “Check and Block”
* Ukuran yang sangat kecil, hanya memerlukan sekitar 1 MB space
* 100% Gratis


Mx One antivirus bisa di install di PC dan di flashdisk. Hanya saja ketika di install di flashdisk sepertinya kurang banyak bermanfaat, terutama ketika fasilitas autorun dimatikan. Tetapi jika di install di PC cukup membantu dan bermanfaat. Ketika saya mencoba memasukkan flashdisk yang tidak ada virusnya (bersih), maka mx one menampilkan bahwa flashdisk clean. Seperti berikut :



MX One antivirus juga menyediakan update, baik secara online maupun offline. Antivirus ini berasal dari Perancis (Mexico), Tetapi keterangan cara update disertakan dengan bahasa Perancis. Website resmi dan keterangannya sebagian dalam bahasa Perancis (Mexico)

Cara Update Manual :
Download file update dari alamat yang ada dibawah. Kemudian, setelah selesai, ikuti langkah berikut :

1. Buka file yang ada dalam zip
2. Di Icon Mx One yang ada di sistem tray (pojok kanan bawah), klik dan pilih “Open Guardian”
3. Pada bagian Update pilih tombol Update Offline kemudian cari file *.mou (MxOneGuardianUpdate.mou) dari yang ada di file update
4. Setelah itu antivirus akan diupdate


Perlu diingat bahwa antivirus ini jika di install di PC khusus untuk melindungi penyebaran atau menular-nya virus dari media seperti flashdisk, SD, MicroSD, MP3/MP4 player dan media sejenisnya. Jadi tidak memproteksi sepenuhnya dari virus di PC .

Informasi Download :
Download ( 1 MB )
Download Update ( 270 KB )
Kunjungi Websitenya di sini http://www.mxone.net/en/

Ditulis Oleh : Bu VEM ( my teacher)

Sumber :
http://ebsoft.web.id/2007/05/03/mencegah-virus-menular-melalui-flashdisk/


Demikianlah artikel mengenai Antivirus gratis khusus Flashdisk dan Media berbasis USB
Semoga Bermanfaat..

Cara Repair Windows XP Tanpa Instal Ulang



Belajar Bersama memperbaiki Windows tanpa Instalansi ulang…Berikut tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan.
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.

- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.

- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.

- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.

- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R

Ini akan memulai perbaikan.

- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”

- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS

Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.

- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.

- Ketika ditanya, klik tombol Next

- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.

- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.

- Komputer akan restart.

- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.

- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).

- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

______________________________ __________ ______________________________ __________ _______________________

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.

- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.

- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.

- Biasanya #1

- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.

- Tulis: CD i386

- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.e xe

- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.


- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

______________________________ __________ ______________________________ __________ _______________________

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.

- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.

- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.

- Biasanya #1

- Tulis: bootcfg /list

Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini

- Tulis: bootcfg /rebuild

Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI

- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

______________________________ __________ ______________________________ __________ _______________________

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTE M or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTW ARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.

- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.

- Biasanya #1

- Masukkan password administrator jika diperlukan.

- Tulis: cd \windows\system32\config

- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:

- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak

- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:

- Tulis: copy \windows\repair\system

- Tulis: copy \windows\repair\software

- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

______________________________ __________ ______________________________ __________ _______________________

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT

- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.

- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.

- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.

- Biasanya #1

- Masukkan password administrator jika diperlukan.

- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).

- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:

- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\

- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Semoga trik ini bermanfaat…
Demikianlah artikel mengenai Repair Windows XP tanpa Instal Ulang
Semoga Bermanfaat..

Selasa, 17 Juli 2012

Sekilas Dasar Tentang C

Setelah kita memahami tentang apa itu C di postingan "Sekilas tentang C" maka selanjutnya kita akan mengenal Tipe Data Dasar dari Bahasa C , Variabel , konstanta , berbagai jenis operator dan instruksi I/O.

1. TIPE DATA DASAR

Data merupakan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel. Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilai yang dapat di ubah-ubah selama eksekusi berlangsung.

Data berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi lima kelompok, yang dinamakan sebagai tipe data dasar. Kelima tipe data dasar adalah:
* Bilangan Bulat ( Integer )
* Bilangan Real presisi - tunggal
* Bilangan Real presisi - ganda
* Karakter
* Tak bertipe ( void )

Kata kunci yang berkaitan dengan tipe data dasar secara berurutan di antaranya adalah int ( short int, long int, signed in dan unsigned int ), Float, double dan char. Dibawah ini adalah tabel ukuran memori untuk tipe data :



Untuk tipe data Short int, long int, signed int dan unsigned int, maka ukuran memori yang di perlukan serta kawasan dari masing-masing tipe data adalah sebagai berikut :





Catatan :
Ukuran dan kawasan dari masing-masing tipe data adalah bergantung pada jenis mesin yang digunakan ( misalnya mesin 16 bit bisa jadi memberikan hasil berbeda dengan mesin 32 bit )

2. VARIABEL

2. a. ATURAN PENDEFINISIAN VARIABEL

Aturan penulisan pengenal untuk sebuah variabel, konstanta atau fungsi yang di definisikan oleh pemrogram adalah sebagai berikut :
*) Pengenal harus di awali dengan huruf (A..Z, atau a..z ) atau karakter garis bawah (_)
*) Selanjutnya dapat berupa huruf, digit ( 0..9 ) atau karakter garis bawah atau tanda dollar ($)
*) Panjang pengenal boleh lebih dari 31 karakter, tetapi hanya 31 karakter pertama yang akan di anggap berarti.
*) Pengenal tidak boleh menggunakan nama yang tergolong sebagai kata-kata cadangan ( reserved words ) seperti int, if , while dan sebagainya


2. b. MENDEKLARASIKAN VARIABEL

Variabel digunakan dalam program untuk menyimpan suatu nilai, dan nilai yang ada padanya dapat di ubah-ubah selama eksekusi program berlangsung. Variabel yang akan digunakan dalam program haruslah dideklaraasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi di sini berarti memesan memori dan menentukan jenis data yang bisa di simpan di dalamnya.

Bentuk umum deklarasi variabel :

Tipe daftar-variabel

Pada pendeklarasian variabel, daftar variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan koma. Contoh:

int var_bulat1;
float var_pecahan1, var_pecahan2;

2. c MEMBERIKAN NILAI KE VARIABEL

Untuk memberikan nilai ke variabel yang telah di deklarasikan, maka bentukumu pernyataan yang digunakan adalah :

nama_variabel = nilai ;

contoh :
int var_bulat = 10 ;
double var_pecahan = 10.5;

2. d. INISIALISASI VARIABEL

Adakalanya dalam penulisan program, setelah dideklarasikan, variabel langsung diberi nilai awal. Sebagai contoh yaitu variabel nilai :

int nilai;

nilai = 10 ;

Dua pernyataan diatas sebenarnya dapat di singkat melalui pendeklarasian yang di sertai penugasan nilai, sebagai berikut:

int nilai = 10;

Cara seperti ini banyak dipakai dalam program C, disamping menghemat penulisan pernyataan, juga lebih memberikan kejelasan, khususnya untuk variabel yang perlu diberi nilai awal (diinisialisasi )

3. KONSTANTA

Konstanta menyatakan nilai yang tetap. Berbeda dengan variabel, suatu konstanta tidak di deklarasikan. Namun seperti halnya variabel, konstanta juga memiliki tipe. Penulisan konstanta mempunyai aturan tersendiri, sesuai dengan tipe masing-masing.

* Konstanta karakter misalnya ditulis dengan diawali dan di akhiri dengan tanda petik tunggal, contohnya : 'A' dan '@'
* Konstanta integer ditulis dengan tanda mengandung pemisah ribuan dan tak mengandung bagian pecahan.
* Konstanta real (float dan double) bisa mengandung pecahan ( dengan tanda berupa titik ) dan nilainya bisa di tulis dalam bentuk eksponensial ( menggunakan tanda e ), contohnya : 27.5f ( untuk tipe float ) atau 27.5 ( untuk tipe double ) dan 2.1e+5 .
* Konstanta string merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda (") contohnya :"Pemrograman Dasar C ".

4. OPERATOR

Operator merupakan simbol atau karakter yang bisa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan kesamaan dua buah nilai. Sebagian operator C tergolong sebagai operator binary, yaitu operator yang dikenakan terhadap dua buah nilai ( operand ). COntoh :

a + b

Simbol + merupakan operator untuk melakukan operasi penjumlahan dari kedua operandnya (yaitu a dan b). Karena operator penjumlahan melibatkan dua operator ini tergolong operator binary.

-c

simbol - (minus) juga merupakan operator. Simbol ini termasuk sebagai operator unary, yaitu operator yang hanya memiliki sebuah operand ( yaitu c pada contoh ini ).


4. a. Operator Aritmatika

Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah :

* artinya perkalian
/ artinya pembagian
% artinya sisa pembagian
+ artinya penjumlahan

Adapun operator yang tergolong sebagai operator unary

- artinya tanda minus
+ artinya tanda plus

Contoh pemakaian operator aritmatika misalnya untuk memperoleh nilai diskriminan dari suatu persamaan kuadrat.

contoh :
/* File program : diskrim.c
menghitung diskriminan pers kuadra ax^2 + bx + c = 0 */

# include <>

main ()
{
float a,b,c,d;
a = 3.0f;
b = 4.0f;
c = 7.0f;

d = b*b-4*a*c;
printf("diskriminan =%f\n",d);
}

contoh hasil eksekusi :
Diskriminan = -84.000000

ACCESS INFORMATION



Buka Semua | Tutup Semua

Sedang Perbaikan
Sedang Perbaikan
Silakan kirim pesan dan saran Anda,

Ahmad Sachowi Amin

Selamat Datang di Blog Saya, cybermatika.net.
Hobi saya adalah Belajar dan Belajar, entah yang penting bermanfaat untuk orang lain.Sharing adalah jalan saya, sharing dengan siapa saja yang penting memberi manfaat bagi saya.Ilmu adalah Cara saya, cara saya untuk belajar dan sharing tentang banyak hal.