Rabu, 30 Desember 2015

Pengertian Uji Hipotesa dan macamnya

Uji Hipotesa adalah metode pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisa data, baik dari percobaan yang terkontrol, maupun dari observasi (tidak terkontrol). Dalam statistik sebuah hasil bisa dikatakan signifikan secara statistik jika kejadian tersebut hampir tidak mungkin disebapkan oleh faktor yang kebetulan, sesuai dengan batas probabilitas yang sudah ditentukan sebelumnya.

Suatu hipotesis statistik, dapat diketahui secara pasti apakah benar ataukah tidak benar jika dan hanya jika peneliti melakukan observasi terhadap seluruh anggota populasi. Ketidak-efektifan hal ini dapat diatasi dengan cara mengambil sampel untuk mencari kenyataan guna mendukung hipotesis tersebut.

Hasil analisis dari data sampel yang selaras dengan hipotesis yang telah diformulasikan akan membawa pada suatu keputusan untuk menerima pernyataan tersebut, dan demikian sebaliknya.

Formulasi suatu hipotesis statistik, biasanya dipengaruhi oleh bentuk kesimpulan yang terbalik. Artinya, jika seorang peneliti ingin mencari dukungan yang kuat terhadap suatu dugaan dari suatu keadaan, maka peneliti tersebut menempatkan dugaannya dalam bentuk penolakan hipotesis.  

Sebagai contoh sebelumnya di bidang medis, jika peneliti ingin menunjukkan kenyataan bahwa penggunaan alat kontrasepsi menaikkan resiko kemandulan, maka hipotesis yang akan diuji berbentuk “tidak ada kenaikan resiko kemandulan akibat menggunakan alat kontrasepsi”.

Demikian halnya, untuk mendukung dugaan bahwa kecepatan reaksi obat X secara rata-rata lebih lama daripada reaksi obat Y, maka farmasis menguji hipotesis bahwa kecepatan reaksi antar kedua merek obat tersebut adalah sama.

Macam Hipotesis
  1. Hipotesis sederhana (simple hypothesis), yakni semua bentuk hipotesis yang menyatakan spesifik parameter distribusi populasi secara lengkap.
  2. Hipotesis majemuk (composite hypothesis), yakni semua bentuk hipotesis yang tidak menyatakan spesifik parameter distribusi populasi secara lengkap.
Dalam struktur pengujian hipotesis, terdapat dua hipotesis:
  1. Hipotesis nol (null hypothesis/Ho), yakni hipotesis sederhana yang (umumnya) berlawanan dengan suatu teori yang ingin dibuktikan kebenarannya.
  2. Hipotesis alternatif (alternative hypothesis/Ha), yakni hipotesis (seringkali majemuk) yang sejalan dengan suatu teori yang ingin dibuktikan kebenarannya.
Hipotesis alternatif merupakan hipotesis tandingan dari hipotesis nol, sehingga keputusan menolak hipotesis nol menjadikan keputusan untuk menerima hipotesis alternatif (darmanto, 2012).

Selasa, 22 Desember 2015

Cara Membersihkan Virus Shortcut Di komputer ,Flashdisk Tanpa Antivirus

Pertama, buka RUN pada komputer anda 
ketik cmd kemudian Ok / Enter


Masuk ke drive Flashdisknya misalnya di drive E (tergantung drive flashdisknya muncul )dengan cara ketik E:  lalu enter

Ketik  attrib -s  -r  -h  /s  /d  lalu enter iitu perintah untuk mengembalikan folder yang terkena virus


Semua perintah diatas untuk membongkar file yang di hidden oleh si virus shortcut dan dapat menghapus virus shortcut melalui cmd, tanpa antivirus sama sekali.

Semoga bermanfaat.


Cara Mudah Memperbaiki Flashdisk Error , Corrupt ,Tidak Terbaca

*CARA PERTAMA
cara pertama adalah cara termudah menggunakan CMD. biasanya ampuh kalau kerusakan hanya corrupt atau badsector terjadi kesalahan pada software flashdisk.
1. Buka CMD. (klik Start – Run – ketik CMD – tekan ENTER)
2. tancapkan flashdisk yang rusak,
3. ketik FORMAT H: / FS:FAT kemudian ENTER.
H adalah lokasi flashdisk anda, jika lokasi flashdisk di explorer adalah G maka FORMAT G: / FS:FAT kemudian ENTER.

*CARA KEDUA
masih menggunakan CMD. Tapi ada sedikit perbedaan, yang ini cuma sekedar check

1. Buka CMD. (cara sama seperti diatas)
2. tancapkan flashdisk yang rusak,
3. ketik CHKDSK /f H: kemudian ENTER
4. Tekan Enter hingga proses check selesai.

*CARA KETIGA menggunakan fitur windows Check Disk

1. Tancapkan flashdisk kemudian buka windows explorer
2. Klik kanan Flashdisk – Properties – Tools – Check Now
3. Centang kedua option yang ada. “Automatically fix file system errors” dan “Recovery of bad sectors” 4. Tunggu hingga proses selesai.

*CARA KEEMPAT menggunakan Computer Management

1. tancapkan flashdisk yang rusak
2. masuk RUN kemudian ketik compmgmt.msc – ENTER
3. Klik pada Storage dan pilih Disk Management
4. Jika ada flashdisk terdeteksi, klik kanan – Create Partition. kemudian klik kanan lagi – FORMAT

Sumber : http://bloggingpasuruan.blogspot.co.id/

Rabu, 15 April 2015

Pengertian 802.11a, 802.11b, 802.11g dan 802.11n

a. 802.11a yaitu Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 5 GHz

b. 802.11b yaitu Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 11 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz

c. 802.11g yaitu Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps (typical 200 Mbps) dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Dengan backward compatibility berperangkat 802.11b

d. 802.11n yaitu Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 600 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz atau 5 GHz

Pengertian WEP, WPA dan WPA Server

a. WEP (Wired Equivalent Privacy) ialah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel atau wireless. WEP merupakan standart keamanan dan enkripsi pertama yang digunakan oleh wireless. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan oleh administrator ke client maupun access point, kunci tersebut harus cocok dari yang diberikan access point ke client, dengan yang di masukkan client untukauthentikasimenuju access point.

b. WPA (Wi-Fi Protected Access) RADIUS adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari system yang sebelumnya, yaitu WEP. WPA dianggap lebih aman karena sulit ditembus dengan metode sederhana.

c. WPA SERVER adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi masih bias untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.  Dalam WPA2-PSK ada duajenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh sebab itu lebih baikan menggunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII (seperti biasa).

ACCESS INFORMATION



Buka Semua | Tutup Semua

Sedang Perbaikan
Sedang Perbaikan
Silakan kirim pesan dan saran Anda,

Ahmad Sachowi Amin

Selamat Datang di Blog Saya, cybermatika.net.
Hobi saya adalah Belajar dan Belajar, entah yang penting bermanfaat untuk orang lain.Sharing adalah jalan saya, sharing dengan siapa saja yang penting memberi manfaat bagi saya.Ilmu adalah Cara saya, cara saya untuk belajar dan sharing tentang banyak hal.