Minggu, 09 Februari 2014
Rabu, 22 Januari 2014
Definisi dan Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) salah satu bentuk pemodelan teknik
pendekatan yang dapat menyatakan atau menggambarkan hubungan antara entity di
dalam sebuah sistem di mana sebuah hubungan tersebut dinyatakan sebagai one
to one, one to many dan many to many (Simarmata, Janner dan Iman Paryudi.2006).
ERD salah satu bentuk pemodelan basis data yang sering digunakan dalam
pengembangan sistem informasi yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan antar
data dalam database berdasarkan objek-objek data (entity) yang mempunyai hubungan antar relasi.
Keuntungan dan Kerugian DBMS
a) Keuntungan DBMS
DBMS memungkinkan perusahaan mapun pengguna individu untuk :
Ø Mengurangi pengulangan data
Apabila dibandingkan dengan file-file
computer yang disimpan terpisah di setiap aplikasi computer, DBMS mengurangi
jumlah total file dengan menghapus data yang terduplikasi di berbagai file.
Data terduplikasi selebihnya dapat ditempatkan dalam satu file.
Ø Mencapai independensi data
Spesifikasi data disimpan dalam skema
pada tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur data tanpa
memengaruhi program yang mengakses data.
Ø Mengintegrasikan data beberapa file
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan
logis, maka organisasi fisik bukan merupakan kendala. Organisasi logis,
pandangan pengguna, dan program aplikasi tidak harus tercermin pada media
penyimpanan fisik.
Ø Mengambil data dan informasi dengan cepat
Hubungan-hubunga logis, bahasa manipulasi
data, serta bahasa query memungkinkan pengguna mengambil data dalam hitungan
detik atau menit.
Ø Mengingkatkan keamanan
DBMS mainframe maupun komputer mikro
dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi (encryption)
sehingga data yang dikelola akan lebih aman.
b) Kerugian DBMS
Keputusan menggunakan DBMS mengikat perusahaan atau menggunakan
untuk :
Ø Memperoleh perangkat lunak yang mahal
DBMS mainframe masih sangat mahal.
Walaupun harga DBMS berbasis komputer mikro lebih murah, tetapi tetap merupakan
pengeluaran besar bagi suatu organisasi kecil.
Ø Memperoleh konfigurasi perangkat keras
yang besar
DBMS sering memerlukan kapasitas
penyimpanan dan memori lebih besar daripada program aplikasi lain.
Ø Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA
DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar
dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh. Pengetahuan khusus ini disediakan
paling baik oleh para pengelola basis data / Data Base Administrator (DBA).
Selasa, 21 Januari 2014
Tahapan Merancang ERD
Tahapan dalam pembuatan ERD :
1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh
himpunan entitas yang akan terlibat.
2. Menentukan atribut-atribut key dari
masing-masing himpunan entitas
3. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh
himpunan relasi di antara himpunan entitas-himpunan entitas yang ada beserta
foreign key-nya.
4. Menentukan derajat/kardinalitas relasi
untuk setiap himpunan relasi.
5. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan
relasi dengan atribut-atribut deskriptif (non key).
Rabu, 08 Januari 2014
Karakteristik Sistem
Suatu system
mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, Menurut Al-Bahra Bin
Ladjmudin dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi
karakteristik sistem terdiri dari :
a. Komponen (components)
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling
bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau
elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari
sistem. Setiap subsistem mempunyai karakteristik dari sistem yang menjalankan
suatu fungsi sistem secara keseluruhan.
b. Batasan Sistem (boundary)
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan
sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini
memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan dan menunjukan ruang
lingkup dari sistem tersebut.
c. Lingkungan Luar Sistem (environments)
Lingkungan luar dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang
mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat
menguntungkan dan juga merugikan. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan
energi dari sistem dan dengan demikian harus dijaga dan dipelihara. Sebaliknya
lingkungan yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka akan
mengganggu kelangsungan hidup sistem.
d. Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung sistem merupakan media yang menghubungkan antara satu
subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini kemungkinan
sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya.
Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan untuk
subsistem lainnya dapat berintegrasi menjadi satu kesatuan.
e. Masukan Sistem (Input)
Masukan sistem adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem, yang berupa masukan
perawatan (maintenance input) dan
masukan sinyal (signal input). Masukan perawatan adalah energi yang dimasukan supaya sistem
tersebut dapat berjalan sedangkan masukkan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran dari
sistem. Sebagai contoh di dalam system computer, program adalah maintenance
input yang digunakan untuk mengoperasikan komputer dan data adalah signal
input untuk diolah menjadi informasi.
f. Keluaran Sistem (output)
Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan
menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem
yang lain. Misalnya pada sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran
yang tidak berguna dan merupakan hasil pembuangan, sedangkan informasi adalah
keluaran yang dibutuhkan.
g. Pengolahan Sistem (process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah
masukan menjadi keluaran. Suatu system produksi akan mengolah masukan bahan
baku dan bahan-bahan lain menjadi keluaran berupa barang jadi berupa kapal.
Sistem akuntansi akan mendata mengolah data-data transaksi menjadi laporan
keuangan dan laporan lainnya yang dibutuhkan managemen.
h. Sasaran (objective) atau
Tujuan (goal)
Suatu system pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective).
Kalau suatu system tidak mempunyai sasaran, maka operasi system tersebut
tidak akan ada. Sasaran dari system sangat menentukan masukan yang dibutuhkan
system dan keluaran yang dihasilkan system. Suatu system dikatakan berhasil
bila mengenai sasaran atau tujuannya. Sasaran sangat berpengaruh pada masukan
dan keluaran yang dihasilkan.
i. Data
Data adalah suatu refresentasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu
objek seperti manusia ( Dosen, Mahasiswa, Pegawai ), peristiwa, keadaan dan
sebagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi
atau kombinasinya.
Data belum memiliki arti apa-apa sebelum dilakukan pengolahan. Pengolahan
data adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna yaitu
berupa suatu informasi.
Posted in: PENGANTAR SISTEM INFORMASI (PSI)Selasa, 07 Januari 2014
Klasifikasi Sistem
Sistem
dapat diklasifikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya sebagai berikut ini
:
a. System Abstrak (abstrak system)
dan System Fisik (Physical System)
Ø Sistem abstrak adalah system yang berupa
pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya System Teologia,
yaitu system yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan
Tuhan.
Ø Sistem fisik merupakan system yang ada
secara fisik. Misalnya System Computer, System Akuntansi, System Produksi dan
lain sebagainya.
b. System Alamiah (natural system)
dan System Buatan Manusia (human made system)
Ø Sistem alamiah adalah system yang terjadi
melalui proses alam dan tidak dibuat manusia. Misalnya System Perputaran Bumi.
Ø Sistem buatan manusia adalah system yang
dirancang oleh manusia yang melibatkan interaksi anatara manusia dengan mesin. Misalnya
: Sistem informasi
c. System Tertentu (deterministic System)
dan System Tak Tentu (probabilistic system)
Ø Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah
laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat
dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari system dapat diramalkan. Sistem Komputer
melalui program.
Ø Sistem tak tentu adalah system yang
kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur
probabilitas.
d. Sistem Tertutup (closed system) dan
Sistem Terbuka (open system)
Ø Sistem tertutup merupakan sistem yang
tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini
bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya.
Secara teoritis system tertutup ini ada, tetapi kenyataanya tidak ada system
yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed.
Ø Sistem terbuka adalah sistem yang
berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima
masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang
lainnya, sehingga harus mempunyai suatu sistem pengendalian yang baik.
Posted in: PENGANTAR SISTEM INFORMASI (PSI)


